narsis


 Di rubrik kali ini, saya coba dari narasi siswa (narsis) terbaru, tahun 2013 yang lalu. 

                                                 
Thanks Nell
                 
                                                                              cerpen perdana BQ. Baitiyn 9G

            Siapa tak kenal Dara di sekolahnya SMP PELANGI. Dari kelas Tujuh sampai kelas Delapan, Ia selalu jadi juara umum. Ia juga baik, ramah, periang, & suka menolong. Namun, akhir-akhir ini Dara dijauhi teman-temannya. Dara heran.
            ”Na, kau jadi pinjam buku catatan IPA-ku? Ayolah ke rumahku sekarang! ajak Dara pada Diana, teman sekelasnya.
Diana menggeleng perlahan, ”Sorry, Ra, aku laper banget. Mau cepet pulang. Catatannya tolong bawa kesekolah saja ya besok?”  kata Diana bergegas menjauh
            ”Baiklah,Tapi......?
            Belum selse Dara berkata, Diana menjauh sudah berlari menjauh. Dara tertegun. Bukankah biasanya Diana pulang bersamanya? Rumahnya & rumah Diana kan searah. Dara mencoba berfikir, apa gerangan yang membuat Diana menjauhi dirinya. Di kelas tadi, Shinta teman sebangku Dara mendadak minta pindah duduk.
           
Sambil menendang-nendang bekas kaleng, Dara tak henti bertanya ”mengapa sekarng teman-teman menjauhiku? Apa salahku?
Sesampainya di rumah, Dara sudah pusing memikirkan hal itu. Ia langsung istirahat di kamar sederhananya.
            Keesokan harinya, keadaan masih seperti biasa. Dara masih dijauhi oleh teman-temannya. Pada saat di dalam kelas, Pak Dito Wali kelas 8C yaitu kelasnya Dara memberi pengumuman bahwa di kelasnya akan kedatangan murid baru yang bernama ”NELIA”. Kebetulan sekali Nelia adalah taman Sd-nya Dara. Nelia adalah gadis yang menyenangkan. Ramah dan periang. Meski begitu, menurut teman-temannya, ia adalah yang ceplas-ceplos. Ia suka berbicara apa adanya. Kadang-kadang suka menyakiti hati teman bicaranya
Nelia Duduk di sebelah Dara, ”Eh, Nel, kita bisa satu sekolah lagi. Satu kelas lagi,” kata Dara.
            ”Iya...kok kamu keliatan murung gitu sih?” jawab Nelia.
            Mmmm ????” Dara merasa ragu becerita kepada Nelia.”Sebenarnya aku ???” kata Dara meneruskan.
Tapi tiba-tiba Obrolan mereka dihentikan, karena Bel istirhat sudah berbunyi. Pada jam istirhat Dara duduk menyendiri di taman. Nelia menghampirinya,”Eh,Ra, kamu belum nerusin cerita mu yang tadi,,,,,,Ayolah ceritakan.”
            ”Nel,sebenernya akhir-akhir ini aku dijauhi teman-temanku..... Kira-kira kamu tau tidak apa penyebabnya ?”
            ”Mmmm ??” Nelia berfikir sejenak.
            ”Kaus kakimu,  Ra," lanjut Nelia. ”Dari awal aku masuk mencium bau yang tidak sedap pada kaus kakimu..”
Pada saat Nelia menyebut kaus kaki,Dara langsung teringat bahwa sudah 2 minggu ini Ia tidak mengganti kaus baru.Ia malu terhadap Nelia
”Ya, Nel,Sudah 2 minggu ini aku belum ganti kaus kaki, karena kaus kakiku pada rusak. Sedangkan aku tidak ada uang buat beli kaus kaki.”
”Kebetulan aku punya kaus kaki baru, Nanti sepulang sekolah dirumah aku, ya??” Sepulang sekolah Dara langsung kerumah Nelia untuk mengambil kaus baru
  Keesokan harinya keadaan kembali seperti dulu,Dara kemali di senangi banyak teamn-temannya,Ia tidak sendiri lagi pada jam istrahat.Ia di kumpuli oleh banyak teman-temanya,Dara menoleh kearah samping,terlihat dari kejauhan sana Nelia tersenyum kepadanya,Dara pun membalas senyuman termanisnya,Sambilberkata dalam hati,”Thank’s,Nel”......!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar